skip to main content
Diposting tanggal

Teknologi AI Akan Mempercepat Pendaftaran Merek: Apa Keuntungannya bagi Pelaku Usaha?

Dipublikasikan oleh Bukalegal.com pada 06 Juli 2026

Neiska Aulia Marcela Sari, S.H.

Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara masyarakat berbisnis, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satu inovasi yang sedang dipersiapkan pemerintah adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pendaftaran merek di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Bahkan, Kementerian Hukum menargetkan proses pendaftaran merek dapat diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 30 hari apabila revisi regulasi dan sistem pendukung telah diterapkan. 

Bagi pelaku usaha, kabar ini tentu menjadi angin segar karena perlindungan hukum terhadap merek dapat diperoleh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Mengapa percepatan pendaftaran merek penting?

Semakin cepat sebuah merek memperoleh perlindungan hukum, semakin kecil pula risiko munculnya berbagai permasalahan, seperti:

  • Merek didaftarkan lebih dahulu oleh pihak lain.

  • Timbul sengketa penggunaan nama usaha.

  • Kesulitan membangun identitas bisnis secara legal.

  • Hambatan ketika ingin memperluas pasar atau bekerja sama dengan investor.

Kecepatan pelayanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung iklim usaha yang sehat.

Peran AI dalam proses pendaftaran merek

Teknologi AI direncanakan membantu proses pemeriksaan substantif merek sehingga pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat berlangsung lebih efisien.

Beberapa manfaat penggunaan AI antara lain:

  • Mempercepat analisis kesamaan merek.

  • Membantu pemeriksa mengelola volume permohonan yang tinggi.

  • Mengurangi potensi kesalahan administratif.

  • Meningkatkan konsistensi dalam proses pemeriksaan.

  • Mendukung digitalisasi layanan kekayaan intelektual.

Meski demikian, AI tetap berfungsi sebagai alat bantu. Keputusan akhir mengenai diterima atau ditolaknya suatu permohonan tetap berada pada kewenangan pemeriksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Apa keuntungan bagi pemilik usaha?

Apabila target percepatan tersebut dapat diwujudkan, pelaku usaha akan memperoleh berbagai manfaat, seperti:

  • Perlindungan merek lebih cepat.

  • Kepastian hukum lebih dini.

  • Proses ekspansi usaha menjadi lebih mudah.

  • Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis.

  • Memudahkan kerja sama dengan mitra bisnis.

Bagi UMKM, efisiensi waktu juga berarti dapat lebih fokus mengembangkan usaha tanpa harus menunggu terlalu lama mengenai status permohonan mereknya.

Tetap lakukan persiapan sebelum mendaftar

Walaupun proses nantinya menjadi lebih cepat, kualitas dokumen yang diajukan tetap menjadi faktor utama.

Pastikan Anda telah:

  • Melakukan penelusuran merek terlebih dahulu.

  • Menentukan kelas barang atau jasa yang tepat.

  • Menyiapkan identitas pemohon secara lengkap.

  • Memastikan logo maupun nama memiliki daya pembeda.

  • Menghindari penggunaan unsur yang berpotensi melanggar hak pihak lain.

Persiapan yang matang akan membantu mengurangi risiko keberatan maupun penolakan selama proses pemeriksaan.

Percepatan bukan berarti tanpa seleksi

Banyak pelaku usaha beranggapan bahwa proses yang lebih singkat berarti persyaratan menjadi lebih mudah. Padahal, percepatan layanan tidak mengurangi standar pemeriksaan.

Merek tetap akan dinilai berdasarkan:

  • Persamaan dengan merek terdaftar.

  • Kelengkapan administrasi.

  • Daya pembeda.

  • Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Oleh karena itu, kualitas permohonan tetap menjadi kunci keberhasilan.

Pemanfaatan AI dalam sistem pendaftaran merek menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat perlindungan kekayaan intelektual di Indonesia. Apabila target penyelesaian sekitar 30 hari dapat terealisasi, pelaku usaha akan memperoleh kepastian hukum lebih cepat tanpa mengurangi kualitas pemeriksaan. Bagi setiap pemilik usaha, mendaftarkan merek sejak dini tetap menjadi langkah strategis untuk melindungi identitas bisnis dan meningkatkan daya saing di pasar.